Mobil Bekas Murah 20 Juta

October 04, 2012

Cara menghitung harga mobil bekas


Mobil Bekas Murah 10 sampai 20 Jutaan

Banyak faktor yang mempengaruhi harga mobil bekas dipasaran akan tetapi ada perhitungan standar yang kita bisa lakukan untuk mengetahui gambaran umum dari sebuah mobil yang aka kita beli atau kita jual kepada pihak lain

Petama penyusutan kendaraan pada tahun ke 1 sebesar 20%, tahun kedua 10% dan tahun ke III 10% pula. Contohnya harga Suzuki ertiga type GX tahun 2012 170 juta. Saat dijual pada tahun berikutnya Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sekitar 136 juta, 122 juta dan 110 juta. 

Akan tetapi banyak faktor yang mempengaruhi harga bentukan pasar yang terjadi, diantaranya sebagai berikut :
  1. Harga baru kendaraan musti punya rentang sekitar 20% dari kendaraan bekas. Misal dalam kasus diatas harga Suzuki R3 GX th 2012 tahun berjalan 170 juta dan tahun 2013 harganya meningkat menjadi 185 juta. Artinya gap yang ditimbulkan (20% dari NJKB 2013) adalah 37 juta dan kendaraan yang kita beli pada tahun lalu dihargai menjadi Rp. 148 juta.
  2. Faktor indent / menunggu untuk mendapatkan kendaraan baru juga jadi pendorong naiknya nilai jual mobil bekas, karena lamanya proses tunggu membuat para pemilik/penjual mobil bekas bisa menjaga harga terbaik karena (masih) tinggi animo pencinta mobil type tersebut, sebutlah duet maut XeniAvanza, terkadang saat beli 2 tahun yang lalu dan saat mau dijual sekarang harganya tidak ada perubahan walau secara nilai / value uang memang ada penyusutan
  3. Kondisi dan pemakaian kendaraan, bila kondisinya dipakai pada proyek pertambangan / perkebunan yang mengharuskan tu mobil bekerja ekstra keras, body baret-baret, bonyok sana sini, kaki-kaki sudah mulai aus serta cat yang cenderung kusam plus mengkarat membuat nilainya lebih turun dari rata-rata teman sejawat yang lebih terawat. Bisa dilihat pada Daihatsu Taft Rocky atau Taft GT yang malang melintang dikebun dengan dikota besar dengan kondisi tahun yang sama nilai jualnya pastilah tidak sama
  4. Kelengkapan dokumen pendukung seperti Faktur, STNK dan BPKB (duplikat atau bukan) serta buku KIR dan Ijin Trayek pada kendaraan niaga
  5. Cepat atau lamanya si mobil berulang tahun, alias pajak kendaraan masih lama untuk diperpanjang lagi atau sudah mau dekat waktunya. Semakin dekat waktunya sulit mendongkrak harga bisa lebih tinggi, terkecuali negosiasi pinjaman KTP untuk perpanjang STNK satu kali (note : harap diperhatikan pengenaan pajak progresif)
  6. Kelanjutan seri kendaraan yang dijual ATPM, kendaraan yang kontiniu membuat kelanjutan tersedianya model yang lebih update dan ketersediaan spare part dengan kwalitas baik, sedang dan lokal. Kalau kendaraan discontinue / tidak dilanjutkan  pasokan spare part kurang mendukung untuk menjaga kestabilan harga jual mobil dipasaran, seperti terjadi pada beberapa produk General Motor di Indonesia saat digempur model jepang pada tahun 90-an
Bila kita ambil contoh diatas Mobil Suzuki ertiga GX tahun 2012 anda faktor positif yang mempengaruhi saat dijual tahun 2013 adalah point
  1. Harga selalu naik karena masih baru
  2. Sampai sekarang masih indent sekitar 2-3 bulan untuk wilayah Jabodetabek
  3. Kondisi pasti baik, baru 1 tahun
  4. Oke
  5. Relatif masih baru
  6. Masih kontiniu
Jika asumsi kendaraan baru 2013 harganya Rp. 185 juta saat dijual kendaraan tahun 2012 bila mengacu pada ke enam poit diatas harganya bisa diatas Rp. 150 juta


Busana Kartun Anak Murah

Artikel Terkait