Mobil Bekas Murah 20 Juta

July 18, 2011

Rahasia dibalik plat nomor mobil

Agung       : Lapor pak polisi, suzuki APV saya plat nomor mobil  B 9024 HQ baru saja dicuri dixxxxx
Polisi        : Saudara jangan berbohong, saudara bisa dijerat pidana atas laporan palsu.
Agung       : hmm … (klik) … bunyi  telpon ditutup

Apa yang sebetulnya terjadi ? betulkan itu sebuah laporan palsu ?

Rahasia dibalik plat nomor mobil dan mobil dikelompokkan sesuai jenisnya. Contoh untuk wilayah DKI Jakarta yang berplat "B" untuk sepeda motor menggunakan nomor awalan 3,4,5 dan 6 (sebagian karena kesalahan adm ada yang menggunakan angka 7) sedangkan mobil menggunakan nomor dengan awalan angka 1,2,7,8 dan 9. Pada kasus diatas "B 9024 HQ" mobil dengan awalan angka 9 adalah mobil angkut barang/pick up, jadi pak polisi-nya bisa langsung tahu kalau laporan tersbut adalah laporan palsu.

Terkadang menggunakan 3 digit, seperti B 123 AA. Nomor seperti ini memang disiapkan oleh Polda untuk bisa di beli oleh masyarakat yang punya duit lebih. Besaran harga sekitar Rp. 1 juta sampai Rp 5 juta, apalagi bila nomornya (lebih) unik, bisa dibaca akan lebih mahal tarifnya, contoh : B 234 SG (baca: B 234 56), atau B 168 OS (baca : BIG BOS). Variasi lainnya seperti nomor ganda dan huruf ganda, seperti B 111 SS (baca : BIS) atau B 10 LA (baca : BIOLA)

Untuk angka 1 dan 2 digit biasanya dipakai oleh kalangan pejabat dan pengusaha kaya mulai dari  nomor 1 sampai 99. Untuk menandakan punya pemerintah atau pengusaha lihat saja warna platnya, kalau plat merah berarti mobil dibeli dari  uang rakyat, kalau plat hitam berarti dibeli atas nama pribadi. Pengeculaian untuk presiden menggunakan 'INDONESIA 1 dan INDONESIA 2" untuk wakil presiden, jajaran mentri dan pembantu setingkat mentri menggunakan RI 3, RI 4, RI 5, RI 6 dan seterusnya sesuai jumlah mentri dan departemen terkait.

Bagaimana kalau mobil duta besar negara sahabat. Ini menggunakan huruf depan CD (corp diplomatik) dan seluruh negara didunia ada nomor CD nya, sebagai berikut :

CD 12: Amerika Serikat
CD 13: India
CD 14: Britania Raya
CD 15: Vatikan
CD 16: Norwegia
CD 17: Pakistan
CD 18: Myanmar
CD 19: China
CD 20: Swedia
CD 21: Arab Saudi
CD 22: Thailand
CD 23: Mesir
CD 24: Perancis
CD 25: Filipina
dan seterusnya ... 

Untuk daerah-daerah di provinsi dan kabupaten punya penomoran tersendiri. Wilayah sumatera biasanya menggunakan 2 huruf diawali dengan BB, BK (sumatera utara), BA (sumatera barat), BM (Riau), BE, BG, pakai BL juga bahkan BH pun dipajang diplat mobilnya. Pulau jawa umumnya menggunakan 1 huruf seperti : A (banten), B (jakarta), D (bandung), L (surabaya) dan H (semarang). masuk ke kalimantan menggunakan KT (kalimantan timur), DD (sulawesi) dan DK (denpasar bali)

Nan sudah menjadi rahasia umum dan patut diwaspadai dijalan adalah akhiran BP (bantuan polisi), BL, BD, BU karena ini merupakan nomor untuk keluarga besar TNI dan Polisi, kalau bisa beli mobil eks polisi, lumayan dapat B 11 BP minimal saat ada razia gabungan bisa "lewat saja sambil melenggang" 

Semoga bisa bermanfaat buat semua.

Artikel Terkait