Saya pernah kejadian dengan teman sekantor. Kebetulan rumah berdekatan dalam satu komplek, ke kantor sama-sama menggunakan mobil pula (maklum beda divisi) dan hampir kebetulan juga selalu melewati jalan yang sama juga menuju kantor. Entah kenapa kenapa saya selalu lebih lambat nyampe kantor dibanding dia. Akhirnya dia cerita bukan matematika saja yang ada rumusnya, nyetir kendaraan juga ada hitung - hitungannya.
Perlunya kita tau rumus mengendarai kendaraan mobil adalah terkadang kita butuh waktu yang mendesak untuk sampai ditempat tujuan, seperti ada kecelakaan, telat masuk kantor, terlambat jemput istri dan lainnya. Belum lagi situasi jalan yang kita hadapi dilapangan tidak selalu sama. Saat pagi, siang dan sore kondisi lalu lintas selalu berbeda dan butuh perlakuan berkendara yang berbeda pula.
Ada beberapa hal yang mesti kita ketahui supaya bisa mengetahui rumus mengendarai kendaraan. Yang pertama adalah kondisi jalan. Jalan padat tentunya membuat jalan tersendat cenderung macet. Jika kita berada dalam jalan kecil dengan lajur 2 arah tentu harus pasrah menerima keadaan ini, apalagi di depannya ada angkutan umum / metromini yang sedang naik dan turun penumpang (contoh jalan raya condet, jaktim "bagi yang pernah melintas pagi atau sore hari pasti tau"). Tidak bisa memacu kecepatan, menyalip yang bisa hanya menahan nafas sambil melihat prilaku berkendara orang-orang di Ibukota ini. Itu problem jalan 1 lajur
Kondisi kedua, jika keadaan jalan searah dengan 2 lajur, rumusnya beda lagi. Biar lancar kita ambil lajur kiri. Karena lajur kanan sering digunakan buat putar balik.
Sebaliknya bila lajur kiri ada pertigaan ke kiri maka100m menjelang pertigaan arahkan kendaraan ke lajur kanan, karena biasanya pertemuan pertigaan selalu terjadi kepadatan.
Bila pertigaannya ke arah kanan, pertahankan kendaraan dijalur kiri (biasanya ada ketrangan rambu-rambu lurus jalan terus "sepeti jalan kalimalang menuju jakarta")
Contoh jalan ketiga beda lagi jika lajur lebih banyak, kondisi jalan dengan 3 atau 4 lajur seperti kota besar jakarta, surabaya dll. Pertahankan tetap pada lajur tengah, karena lajur kiri ada perlambatan mau belok kiri begitu juga lajur kanan ada perlambatan belok kanan dan putar balik
Situasi ke empat jika di jalan toll gimana ?. Jalan bebas hambatan ini berbayar tapi kenyataannya di NKRI ini terkadang jalan toll bisa sama cepatnya dengan jalan non toll bahkan terkadang bisa lebih lambat. Salah satu sebabnya adalah overload kendaraan yang belum sebanding dengan panjang jalan toll yang tersedia. Ada tips dan rumus mengendarai mobil dijalan toll, ikuti mobil angkutan umum bus (bukan truk). Bus lebih tinggi sehingga dia bisa melihat bagian badan jalan mana yang kosong, kita tinggal ikut saja di belakangnya. Klo truk badannya juga tinggi namun tidak selincah bus untuk bermanuver kekiri dan kekanan.
Kasus kelima berdasarkan ukuran waktu saat pagi hari, siang, sore dan malam hari situati rumus jalan juga berbeda. Contoh pagi hari jalan dari cibubur ke jakarta sangat padat, siang hari cenderung lancar dan sore hingga malam hari cenderung padat merayap juga.
Kasus keenam diperhatikan dari regulasi pemerintah seperti pengenaan ganji genap, 3 in 1 juga berpengaruh pada lancar atau tidaknya perjalanan kita.
Dari 6 kasus diatas, saya tarik kesimpulan ada beberapa rumus yang saya berikan agar perjalan kendaraan kita bisa lancar, efektif dan cepat sampai di tujuan dengan selamat.
Kondisi kedua, jika keadaan jalan searah dengan 2 lajur, rumusnya beda lagi. Biar lancar kita ambil lajur kiri. Karena lajur kanan sering digunakan buat putar balik.
Sebaliknya bila lajur kiri ada pertigaan ke kiri maka100m menjelang pertigaan arahkan kendaraan ke lajur kanan, karena biasanya pertemuan pertigaan selalu terjadi kepadatan.
Bila pertigaannya ke arah kanan, pertahankan kendaraan dijalur kiri (biasanya ada ketrangan rambu-rambu lurus jalan terus "sepeti jalan kalimalang menuju jakarta")
Contoh jalan ketiga beda lagi jika lajur lebih banyak, kondisi jalan dengan 3 atau 4 lajur seperti kota besar jakarta, surabaya dll. Pertahankan tetap pada lajur tengah, karena lajur kiri ada perlambatan mau belok kiri begitu juga lajur kanan ada perlambatan belok kanan dan putar balik
Situasi ke empat jika di jalan toll gimana ?. Jalan bebas hambatan ini berbayar tapi kenyataannya di NKRI ini terkadang jalan toll bisa sama cepatnya dengan jalan non toll bahkan terkadang bisa lebih lambat. Salah satu sebabnya adalah overload kendaraan yang belum sebanding dengan panjang jalan toll yang tersedia. Ada tips dan rumus mengendarai mobil dijalan toll, ikuti mobil angkutan umum bus (bukan truk). Bus lebih tinggi sehingga dia bisa melihat bagian badan jalan mana yang kosong, kita tinggal ikut saja di belakangnya. Klo truk badannya juga tinggi namun tidak selincah bus untuk bermanuver kekiri dan kekanan.
Kasus kelima berdasarkan ukuran waktu saat pagi hari, siang, sore dan malam hari situati rumus jalan juga berbeda. Contoh pagi hari jalan dari cibubur ke jakarta sangat padat, siang hari cenderung lancar dan sore hingga malam hari cenderung padat merayap juga.
Kasus keenam diperhatikan dari regulasi pemerintah seperti pengenaan ganji genap, 3 in 1 juga berpengaruh pada lancar atau tidaknya perjalanan kita.
Dari 6 kasus diatas, saya tarik kesimpulan ada beberapa rumus yang saya berikan agar perjalan kendaraan kita bisa lancar, efektif dan cepat sampai di tujuan dengan selamat.
- Berdoalah sama Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, agar dilancarkan perjalanan sehingga selamat dan tepat waktu sampai di tujuan
- Berkendaralah dengan tertib dan santun, jangan salip atau zig zag mudah-mudahan sampai dilokasi dengan segera
- Jika darurat ikuti cara pada contoh dan situasi no 3 dan no 4 diatas
- Terakhir yang paling gampang ikuti lajur angkutan kota, karena mereka lebih menguasai medan .
Demikianlah rumus mengendarai kendaraan anda agar segera sampai ditujuan. Semoga ada manfaatnya buat semua.
mobil baru
- Mobnas komodo makin mantab dengan mesin injeksi
- Kapan sebaiknya klaim asuransi mobil baru anda ?
- Kenapa kebutuhan mobil baru semakin meningkat ?
- Harga KIA Picanto Morning 2014
- Review Suzuki Ertiga GA, Suzuki Ertiga GL dan Suzuki Ertiga GX
- Indahnya duit wiraniaga mobil baru
- All New Toyota Yaris 2014 Lebih menjanjikan
- Hancurnya penjualan mobil baru di Jabodetabek
- Reinkarnasi daihatsu copen
Tips otomotif
- Era baru mobil murah ramah lingkungan / LCGC Toyota Calya dan Daihatsu Sigra
- Bisa nggak ngatur angsuran kredit sesuai kemampuan ?
- 4 tips mempersiapkan mobil untuk perjalanan jauh saat mudik lebaran 2015
- Kenapa kebutuhan mobil baru semakin meningkat ?
- Cara mengurus STNK Hilang
- Peta jalur mudik lebaran jawa, bali dan sumatera 2013
- Apa yang anda lakukan saat pedal gas macet pada kecepatan mobil 150 km per jam ?
- Perbaikan Mobil Pasca Terendam Banjir
- Tips melewati genangan banjir
tips berkendara
- 4 tips mempersiapkan mobil untuk perjalanan jauh saat mudik lebaran 2015
- Peta Jalur Mudik Jakarta Padang Tahun 2014
- Apa yang anda lakukan saat pedal gas macet pada kecepatan mobil 150 km per jam ?
- Tips melewati genangan banjir
- Mudik Jakarta Padang tahun 2014 memang melelahkan (bagian III)
- Mudik Jakarta Padang tahun 2014 memang melelahkan (bagian II)
- Mudik Jakarta Padang tahun 2014 memang melelahkan
- Nomor genap dan ganjil atasi kemacetan
- Jakarta bebas macet ... mustahil
0 komentar:
Post a Comment